Posting Lama di Blog Lama
Sekedar pengingat posting lama di blog saya yang dulu.
Selasa, 14 Juni 2011
pagi yang cerah (edited)
Setenang
air danau di seberang pagar yang tampak menghijau, suasana di sekolah SD Model Insan Madani. Tercenung seorang diri di sudut kantin yang
lengang tanpa pembeli. Segelas teh panas dan sarapan pagi telah setia
disiapkan oleh bude sang penjaga kantin.
"Mister,
menu hari ini perkedel bakwan dan sayur sop, ucap bude saat aku pertama
kali tiba". Aku tak peduli sebenarnya menu apa yang akan kusantap tiap
hari di kantin ini, karena yang terpenting BB(bukan Blackberry, tapi Bayar Belakangan, alias utang dulu...hehhehehe).
Hari
ini, hampir setahun sudah kejalani hari sebagai seorang pengajar di
Sekolah Model Insan Madani. Kukenang kembali saat pertama tiba di kota
yang seumur hidup belum pernah ku menginjakkan diri di atas tanahnya.
Saat aku salah menyebut nama sang kepala sekolah (Bpk. Budi), tertukar dengan nama satpam (Bpk. Rusdi) di sana. Hehe, sekali lagi, maaf ya pak!
Belum
lagi kekagetanku saat menerima serentet pertanyaan tentang dunia
pendidikan yang entah mengapa tampak 'asing' bagiku. Suatu anomali,
karena tlah kuhabiskan hampir sembilan
tahun di bangku kuliah FKIP Universitas Sebelas Maret Surakarta.
Haaaahhh, sembilan tahun???Engkau pasti kan menebak-nebak tentang
makhluk idiot seperti apa yang bisa menghabiskan masa muda di kampus?
Pertama, pasti dia mahasiswa yang sangat tolol, hingga berulang kali
mengulang beberapa mata kuliah yang belum lulus. Ternyata salah, aku
menghabiskan materi sesuai waktu, yakni 8 semester. Kedua, ia adalah seorang aktivis yang giat
berdemo atau seorang mahasiswa pencinta alam yang gemar bertualang.
Tebakan ke dua pun meleset, karena seumur hidup sebagai mahasiswa ku
hanya aktif di Himpunan Mahasiswa Program(HMP) Ekonomi, itu pun hanya
sampai semester 5, apalagi menjadi mapala, memang benar siy, tapi singkatan buatku MAhasiswa PAling LAma...hahahaha.
Kini,
kukenang semua itu dengan sepasang senyum. Sebuah senyum kecut
kegetiran akan kelakuan di masa lalu. Sebelah lagi senyum bahagia ku
mendapatkan suasana dan rekan kerja yang mampu membawa diri menjauh dari
gemerlap duniawi yang kadang membelokkan diri dari jalan Ilahi....Pagi
ini, ku tersenyum lagi!!!


Komentar
Posting Komentar